Sabtu, 08 Juni 2013

Apa itu penyakit lupus????


Kali ini saya akan menerangkan tentang penyakit lupus......
Penyakit Lupus adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengidap penyakit ini tidak tertolong agi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru setiap tahunnya.
Arti kata lupus sendiri dalam bahasa latin  berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan disekitar hidung dan pipi. Bercak - bercak merah dibagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan, rambut rontok, persendiaan kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.
Gejala – gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias lupus. Eritomatosus artinya kemerahan, sedangkan sistemik bermakna meyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah :
1.     Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan
2.     Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, damam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
3.     Pada kulit,akan muncul ruam merah menyerupai cakram bisa muncul dikulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik.
4.     Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihanvurkan oleh penyakit LUPUS ini.
5.     Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan.
Jenis – Jenis Penyakit Lupus
Berdasarkan Ensiklopedi dunia kedokteran Dortland, secara garis besar penyakit Lupus terbagi menjadi 2, yakni Systemic Lupus Erythematsus (SLE) dan Cutaneous Lupus Erythematsus (DLE). Selain kedua istilah tersebut, para ilmuwan dan peneliti kemudian mengkategorikan Lupus menjadi tiga jenis, antara lain:
Systemic Lupus Erythematosus (SLE) – Jenis pertama ini cenderung menyerang organ – organ dalam (selain kulit), seperti jantung, tulang, syaraf, paru-paru, persendian, ginjal, sistem pencernaan hingga otak. Jenis lupus ini (SLE) adalah penyakit lupus yang paling kerap dijumpai pada kebanyakan penderita lupus di dunia. Jenis penyakit lupus ini (SLE) kerap tak mudah untuk didiagnosa oleh karena gejala setiap penderita yang berbeda, selain itu juga kerap dianggap sebagai penyakit organ tunggal / dalam.
Cutaneous Lupus – Jenis penyakit lupus kedua ini tak terlalu berbahaya karena hanya menyerang organ luar tubuh seperti kulit, diantaranya kulit wajah, kulit kepala, kulit lengan, tungkai kaki dsb. Penderita yang terkenal lupus jenis Cutaneous Lupus ini tak akan memburuk hingga menjadi lupus tipe pertama, yaitu SLE. Perbedaannya, lupus tipe Cutaneous Lupus ini ada yang dapat menyebabkan bekas luka (Discoid Lupus Erythematosus / DLE) atau tak ada luka (Cutaneous Lupus Erythematosus / SCLE).
Drug-induced Lupus (DIL) – Penyebab terjadinya penyakit lupus jenis ketiga ini adalah disebab kan oleh konsumsi obat – obatan yang secara kebetulan dapat memicu timbulnya penyakit lupus. Dan untuk mengobati lupus tipe DIL ini adalah mencari tahu jenis obat – obatan yang memicu timbulnya penyakit lupus ini.
Mekanisme penyakit lupus
Pada penderita lupus, antibodi menyerang jaringan tubuh dengan dua cara berikut. 
1. Antibodi menyerang jaringan tubuh secara langsung. Misal antibodi menyerang sel-sel darah 
merah yang mengakibatkan sel-selnya hancur sehingga dapat mengakibatkan anemia. 
2. Antibodi akan bergabung dengan antigen dan membentuk ikatan yang disebut kompleks imun. 
Dalam keadaan normal, sel asing yang antigennya telah diikat oleh antibodi selanjutnya akan ditangkap dan dihancurkan oleh sel-sel fagosit. Namun pada penderita lupus, sel asing ini tidak 
dapat dihancurkan oleh sel-sel fagosit dengan baik.
Jumlah sel fagosit ini justru semakin bertambah sambil mengeluarkan senyawa yang berperan menimbulkan inflamasi atau peradangan. Proses peradangan ini akan menimbulkan berbagai gejala penyakit lupus. Jika hal ini terjadi dalam 
jangka panjang, fungsi organ tubuh akan terganggu.

Tindakan Antisipasi 
1. Kulit tidak boleh terkena cahaya matahari secara berlebihan. Hal ini karena cahaya matahari dapat merusak sel-sel kulit. Saat sel kulit rusak dan mengeluarkan protein, sistem imun akan 
menyerang protein-protein tersebut. 
2. Mengurangi kegiatan terutama di luar rumah. 
3. Menghindari stres.
Semoga bermanfaat..^^

Sabtu, 04 Mei 2013

4 Karakter manusia


Tipe Sanguin
Tipe sanguin adalah tipe yang paling terbuka diantara semua tipe perangai. Bahkan tipe ini dapat disebut super terbuka. Orang Sanguin adalah orang yang suka berbicara mudah menyesuaikan diri ramah hangat dan penuh humor dan responsive. Tipe Sanguin tidak tahan melihat orang asing didepan mereka tanpa memberi tanggapan kepadanya. Orang Sanguin adalah orang yang suka bergaul dan spontan. Mereka jarang kwatir akan masa depan dan masa lalu, mereka menikmati lebih banyak kegembiraan dari hari-hari yang dilaluinya dibandingkan dengan tipe-tipe lainnya. Orang Sanguin biasanya bukan pemikir berat , mereka menafsirkan kejadian –kejadian yang ada dengan cepat. Kadang-kadang mereka mendapat kesulitan karena jarang mengantisipasi dari pilihan itu atau tindakan mereka. Perasaan mereka mempunyai peranan yang sangat dominan didalam segala sesuatu, sehingga mereka cenderung membuat keputusan-keputusan yang bersifat emosional. Belajar dari pengalaman, keputusan-keputusan yang bersifat emosional hampir selalu merupakan keputusan-keputusan yang buruk.
Sanguin adalah orang yang gembira, yang senang hatinya, mudah untuk membuat orang tertawa, dan bisa memberi semangat pada orang lain. Tapi kelemahannya adalah dia cenderung impulsive, yaitu orang yang bertindak sesuai emosi atau keinginannya.

Tipe Kolerik
Tipe kolerik adalah juga tipe terbuka tetapi biasanya tingkat keterbukaannya lebih rendah daripada tipe Sanguin yang super terbuka. Orang Kolerik adalah juga orang yang aktif, semangat pekerja keras, ambisius, motivator bagi orang lain. Karena sifatnya yang berkemauan keras mandiri dan berpendidikan keras, orang kolerik cenderung keras kepala. Kompromi merupakan hal yang sangat sulit bagi mereka kecuali kompromi itu bermanfaat bagi tujuan yang mereka miliki. Mereka mempunyai tujuan untuk segala sesuatu dari kesehatan jasmani sampai tingkah laku anak. Mereka adalah tipe yang suka mengambil alih , yang suka memerintah orang-orang lain disekeliling mereka, tidak peduli apakah ornag itu menyukainya atau tidak. Orang Kolerik tidak pernah untuk mencoba untuk tidak menguasai suatu situasi dan mereka hidup penuh dengan pertentangan. Bagian dari sifat dasar mereka yang belum berkembang adalah emosi mereka. Mendapatkan persetujuan dari mereka hampir merupakan hal yang tidak mungkin. Mencapai tujuan mereka adalah ambisi bagi orang Kolerik, dan beberapa orang Kolerik mendapatkan reputasi mereka dengan memperalat orang lain.
Seseorang yang kolerik adalah seseorang yang dikatakan berorientasi pada pekerjaan dan tugas, dia adalah seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi. Kelebihannya adalah dia bisa melaksanakan tugas dengan setia dan akan bertanggung jawab dengan tugas yang diembannya. Kelemahan orang yang berciri kolerik adalah kurangnya kemampuan untuk bisa merasakan perasaan orang lain (empati), belas kasihannya terhadap penderitaan orang lain juga agak minim, karena perasaannya kurang bermain.

Tipe Melankolik


Tipe yang paling berbakat dari semua tipe adalah tipe Melankolik sekalipun mereka tipe paling akhir yang menghargai bakat mereka sendiri. Tipe Melankolik mempunyai sifat dasar yang tertutup. Mereka sering mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi dan bersifat estetis yang mendalam sehingga mereka lebih menghargai seni dibandingkan dengan perangai yang lainnya. Tipe Melankolik cenderung suka murung dan mudah putus. Orang Melankolik dilahirkan sebagai orang pefeksionis, sering meremehkan diri mereka sendiri untuk tidak tidak melakukan dengan lebih baik walaupun pada kenyataannya produktivitas mereka lebih daripada kebanyakan perangai lainnya. Mereka adalah orang yang mau mengorbankan diri sendiri, serius, dan takut akan kegagalan. Mereka mempunyai sifat dasar yang teliti, hidup dengan tantangan atau visi untuk menginvestasikan hidup mereka, tetapi jarang dapat menghasilkan sendiri.
Tipe melankolik adalah orang yang terobsesi dengan karya yang paling bagus, yang paling sempurna dan dia memang adalah seseorang yang mengerti estetika keindahan hidup ini. Perasaannya sangat kuat, sangat sensitif maka kita bisa menyimpulkan bahwa cukup banyak seniman yang memang berdarah melankolik. Kelemahan orang melankolik, ia mudah sekali dikuasai oleh perasaan dan cukup sering perasaan yang mendasari hidupnya sehari-hari adalah perasaan murung.

Tipe Pleghmatis
Tipe Plegmatik merupakan orang yang tertutup yang sangat diam, tidak menuntut kalem dan lambat. Mereka tidak pernah menjadi gelisah membuat malu diri mereka sendiri dengan meminta maaf untuk segala sesuatu yang telah mereka katakana. Mereka jarang mengeluarkan ide-ide atau perasaan jika mereka tidak yakin mereka tidak akan melukai atau menyakiti orang lain. Orang plegmatik merupakan orang yang sangat baik dengan sifat yang bahagia dan menyenangkan. Banyak yang dari mereka sangat lucu karena mereka mempunyai daya humor. Mereka dilahirkan dengan bakat diplomat dan pembawa damai, mereka dicintai oleh anak-anak. Orang-orang Plegmatik merupakan teman yang menyenangkan dan tidak menakutkan, dua dari kelemahan mereka yang utama adalah rasa takut dan egois, walaupun mereka menunjukkan sikap ini dengan sangat diplomatis sehingga bahkan beberapa teman baik mereka tidak mengenal mereka.
Tipe plegmatik adalah orang yang cenderung tenang, dari luar cenderung tidak beremosi, tidak menampakkan perasaan sedih atau senang. Naik turun emosinya itu tidak nampak dengan jelas. Orang ini memang cenderung bisa menguasai dirinya dengan cukup baik, ia intorspektif sekali, memikirkan ke dalam, bisa melihat, menatap dan memikirkan masalah-masalah yang terjadi di sekitarnya. Kelemahan orang plegmatik adalah ia cenderung mau ambil mudahnya, tidak mau susah, sehingga suka mengambil jalan pintas yang paling mudah dan gampang.
Perlu diingat, keempat sifat itu bersifat ‘kecenderungan’, artinya semua sifat itu pasti ada pada diri manusia, hanya saja mana yang lebih menonjol itulah kecenderungan sifat orang tsb. Jadi tdk bersifat absolute.

KARAKTER MELANKOLIS/PELINDUNG

Ciri-ciri:

* Analitis, mendalam, dan penuh pertimbangan
* Serius dan bertujuan, serta berorientasi kepada jadwal
* Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)
* Sensitif
* Mau mengorbankan diri untuk orang lain
* Sedikit idealis
* Memiliki selera tinggi dan perfeksionis
* Senang perincian dan merinci sesuatu, tekun, serba tertib, dan teratur (rapi)
* Hemat
* Memandang suatu permasalahan dan mencari solusi pemecahan kreatif (malah terlalu kreatif)
* Jika sudah dimulai, harus dituntaskan.
* Berteman dengan hati-hati.
* Merasa puas di belakang layar dan suka menghindar dari perhatian publik.
* Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
* Sangat memperhatikan keadaan orang lain

Kekurangan:

* Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
* Suka mengingat-ingat yang negatif dan pendendam
* Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
* Lebih menekankan kepada cara daripada tercapainya tujuan
* Mudah tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
* Menghabiskan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan (jika.. apabila.. apakah..)
* Memiliki standar yang terlalu tinggi sehingga sulit merasa terhibur
* Hidup berdasarkan definisi
* Sulit bersosialisasi
* Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik atau hal yg menentang dirinya
* Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)
* Memiliki rasa curiga yg cukup besar (skeptis terhadap pujian)
* Membutuhkan persetujuan orang lain (perlu diyakinkan) terhadap apapun yang dikerjakannya

KARAKTER SANGUIN/ARTISAN

Ciri-ciri:

* Gemar berbicara
* Emosional dan demonstratif
* Antusias dan ekspresif
* Ceria dan penuh rasa ingin tahu
* Mengikuti perkembangan jaman
* Berhati tulus dan kekanak-kanakan
* Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
* Umumnya hebat di publik
* Mudah berteman dan menyukai orang lain
* Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
* Menyenangkan dan dicemburui orang lain
* Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
* Dapat mengambil inisiatif dan menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
* Menyukai hal-hal yang spontan

Kekurangan:

* Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
* Membesar-besarkan suatu hal yang sepele
* Susah diam
* Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka terjebak tuntutan lingkungan sosial)
* Sering meminta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
* Rentang konsentrasi pendek
* Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
* Mudah berubah-ubah
* Susah datang tepat waktu jam kantor
* Prioritas kegiatan kacau
* Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
* Sering terlalu peduli terhadap permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
* Egoistis
* Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
* Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/how to save money".

KARAKTER KOLERIS/IDEALIS

Ciri-ciri:

* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran atau target
* Bebas dan mandiri
* Berani menghadapi tantangan dan masalah
* "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini".
* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
* Merancang dan menentukan tujuan
* Terdorong oleh tantangan dan tantangan
* Merasa tidak begitu perlu teman
* Suka memimpin dan mengorganisasi
* Biasanya selalu benar dan mempunyai visi ke depan
* Memiliki solusi unggul dalam keadaan darurat

Kekurangan:

* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan keras hati
* Tidak menyukai air mata dan emosi (tidak simpatik)
* Tidak suka hal-hal yang sepele dan bertele-tele
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholic
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak begitu berpengaruh

KARAKTER PLEGMATIS/RASIONALIS

Ciri-ciri:

* Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
* Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
* Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
* Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
* Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
* Penengah masalah yg baik
* Cenderung berusaha menemukan cara termudah
* Mampu bekerja dengan baik di bawah tekanan
* Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
* Senang meninjau, mengamati, dan mengawasi
* Berbelaskasihan dan peduli
* Mudah diajak rukun dan damai

Kekurangan:
* Kurang antusias, terutama terhadap perubahan atau kegiatan baru
* Cenderung takut dan khawatir dalam mengambil keputusan
* Menghindari konflik dan tanggung jawab
* Keras kepala, sulit berkompromi (karena merasa benar)
* Terlalu pemalu dan pendiam
* Rasa humornya kering dan mengejek (Sarkastis)
* Kurang berorientasi kepada tujuan
* Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
* Lebih suka menjadi penonton daripada menjadi yang terlibat dalam suatu permasalahan
* Tidak suka didesak
* Suka menunda-nunda atau menggantungkan masalah.